Jumat, 29 Mei 2009

Dampak dan Konsekuensi Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Nama : Yosefat Kristiana Depa
NIM : 153070196
KLS : D

Globalisasi dan perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan dalam pola perilaku masyarakat yang pada akhirnya mengubah bentuk kota di masa mendatang. Perubahan pola perilaku tersebut bukan semata-mata merupakan hubungan sebab akibat (causal effect), melainkan suatu proses yang berlangsung terus menerus sehingga perilaku baru menjadi terbentuk. Pada intinya perubahan pola perilaku masyarakat perkotaan merupakan proses adaptasi ketika menggunakan teknologi informasi dapat dikelompokkan dalam tiga bagian, yaitu: perubahan dalam pola pergerakan, pola aktivitas dan interaksi social. Berawal dari peralatan sederhana PC 286 bekas & teknologi amatir radio paket 1200bps di tahun 1992-an. Teknologi Internet amatir radio sederhana berbasis ORARI mulai debut Internet Indonesia mengkaitkan BPPT, UI, LAPAN, Pusdata Depperindag dan ITB di tahun 1992-an. Teknologi internet telah lama tersedia. Banyak fasilitas – fasilitas yang kita dapatkan dalam penggunaan teknologi tersebut. Kita bisa bertukar informasi dengan siapa saja, di mana saja dan kapan saja. Warung Internet (WARNET) menjadi alternatif akses Internet di kota besar Jakarta, Bandung, Bogor, Yogyakarta, Surabaya saat ini terdapat antara 40-70 WARNET tiap kota. Adanya mailing list, para pengguna jasa WARNET saling tolong dan berbagi pengetahuan. Dalam dunia Wireless Application Protocol (WAP) menjadi andalan yang memungkinkan konvergensi content Internet ke peralatan handphone. Penyelenggara infrastruktur GSM handphone di Indonesia tampaknya telah siap. Beberapa content provider seperti detik.com telah mulai menyiapkan fasilitas untuk mengintegrasikan diri ke infrastruktur WAP pertengahan tahun 2000. Dari pengalaman teknologi pendahulunya, seperti DataTAC Motorola oleh PT. Infokom Elektrindo, aplikasi yang menarik bagi pengguna Komputer bergerak terutama unified messaging yang mengintegrasikan e-mail, fax dan SMS dalam satu kesatuan dan saling berkomunikasi tanpa kesulitan.
Perkembangan penggunaan teknologi informasi salah satunya ditunjukkan dengan makin pesatnya jumlah masyarakat yang menggunakan internet. Fenomena berkembangnya Internet juga terjadi di kota-kota besar di Indonesia, khususnya di kota Bandung. Kota Bandung dapat dikatakan sebagai kota pendidikan dan pusat telekomunikasi. Internet yang dianggap sebagai teknologi baru, dipakai sebagai trend teknologi. Oleh karena itu setiap bentuk perubahan perilaku masyarakat yang terjadi akibat penggunaan internet diperkirakan akan terjadi pertama kali di kota Bandung ini.
Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi dampak penggunaan internet terhadap perubahan pola perilaku masyarakat perkotaan di kota Bandung. Sejauhmana Internet dapat mempengaruhi pola perilaku masyarakat setelah penggunaan secara intensif akan menjadi satu bahan kajian yang menarik. Adapun responden yang dilibatkan dalam penelitian ini adalah pekerja yang berasal dari berbagai profesi, pemilik atau pengelola 'warnet', ISP dan PT Telkom. Pemaparan dampak dari responden yang terkait dengan penggunaan internet dieksplorasi dalam bentuk wawancara semi terstruktur dan melalui pengisian kuesioner. Temuan studi menunjukkan bahwa telah terjadi evolusi penggunaan internet, dari penggunaan untuk fungsi sederhana (komunikasi) menjadi penggunaan dengan fungsi yang spesifik. Temuan studi lainnya menunjukkan bahwa pengguna internet merupakan masyarakat yang berpendidikan tinggi (well educated) dan mampu secara finansial (well _financed). Dampak yang teridentifikasi akibat penggunaan internet secara intensif dapat dibagi berdasarkan kriteria yang telah dirumuskan sebelumnya, yaitu pola pergerakan, pola aktivitas dan implikasinya terhadap interaksi sosial. Tidak ada reduksi pergerakan di masyarakat yang terjadi akibat penggunaan internet kecuali untuk beberapa perjalanan yang tidak rutin dilakukan. Pola aktivitas masyarakat mengalami perubahan dengan makin banyaknya profesi yang terkait dengan pemanfaatan internet untuk digunakan sebagai bagian dari pekerjaan. Interaksi sosial sebagai implikasi dari berubahnya pola pergerakan dan pola aktivitas juga mengalami perubahan, ditandai dengan menurunnnya intensitas pertemuan tatap muka untuk melakukan komunikasi sederhana seperti ngobrol dan diskusi, sedangkan pertemuan yang membutuhkan kontak fisik dan ikatan emosional kuat tidak dapat digantikan oleh penggunaan internet.
Saat ini, Internet di Indonesia mulai subur di dorong anak muda hingga pemakai sekitar satu juta orang dan terus bertambah. Isu berkisar di dua bidang utama yaitu akses Internet dan aplikasi-nya, yang mempunyai konsekuensi tidak hanya dari sisi teknologi tapi juga bidang lain seperti ekonomi, sosial, budaya, hukum & pendidikan. Keberadaan cyberlaw, cyber-policy & badan setingkat menteri di Indonesia sangat diperlukan untuk memfasilitasi pemanfaatan maksimal konvergensi wahana 3C (computer, communication & content). Kebebasan merupakan ciri khas wahana internet Semakin dibebaskan semakin marak dunia Internet & IT di Indonesia, bahkan mungkin sebaiknya dibuka investasi asing 95% seperti kesepakatan di WTO bahkan bila perlu diberikan insentif pada investor daripada bertumpu kebijakan berhutang ke IMF, ADB & Bank Dunia. Kemampuan Indonesia berkiprah dalam dunia informasi & internet sangat bergantung pada jumlah / massa orang terdidik. Kegagalan dalam meningkatkan jumlah orang terdidik di Indonesia akan melemahkan kemampuan Indonesia untuk berkiprah dan bertahan di dunia maya. Jelas sekali bahwa pendidikan menjadi isu yang sangat sentral bagi keberhasilan pembangunan dunia informasi Indonesia. Di atas infrastruktur internet pendidikan yang sifatnya swadaya masyarakat harus dijalankan program penunjang pendidikan, seperti pendidikan jarak jauh via Internet, menggunakan Web atau diskusi melalui e-mail, newsgroup. Pola diskusi interaktif ini merupakan pola yang sangat handal untuk mentransfer pengetahuan implisit / tacit. Jaringan internet pendidikan dan pendidikan jarak jauh merupakan sarana pengiriman informasi / pengetahuan saja. Sarana transfer informasi / pengetahuan hanya menarik jika ada koleksi pengetahuan yang dapat di transfer. Koleksi pengetahuan berupa karya tulis, thesis, tugas akhir, laporan penelitian adalah bahan yang bernilai sangat tinggi dalam bagi proses pendidikan jarak jauh. Kemudahan akses pengetahuan ini bukan mustahil mempercepat perputaran pengetahuan di Indonesia yang akhirnya mempercepat proses pemandaian bangsa. Kecepatan perputaran pengetahuan yang cepat melalui wahana Internet memungkinkan seorang menjadi pakar melalui “pendidikan” informal dan otodidak.

Dampak yang ditimbulkan setelah penggunaan internet secara intensif merupakan salah satu bentuk dari fenomena `time space compression ' yang membuat masyarakat menjadi lebih statis dan tidak membutuhkan pengalokasian lahan khusus untuk melakukan aktivitas. Rumah dan `warner menjadi lokasi yang multifungsi dengan berbagai aktivitas dapat dilakukan secara bersamaan. Pada akhirnya dampak tersebut harus diantisipasi oleh Pemerintah, tempat kerja dan pihak terkait lainnya yaitu dengan cara menyiapkan mekanisme dan perangkat yang jelas dan tepat bag para pekerja agar dapat memanfaatkan fungsi internet dengan lebih optimal. Dampak negatif dengan adanya internet yaitu: Banyak anak – anak di bawah umur mnyimpan gambar – gambar ataupun videoporno atau video yang tidak sopan. Mau tidak mau kita harus menerima adanya teknologi terbaru tersebut, akan tetapi tetap berpegang teguh pada norma – norma yang berlaku. Pada akhirnya teknologi informasi hanya alat bantu. Faktor manusia akan sangat menentukan kebaikan teknologi tersebut terutama untuk beramal bagi sebanyak mungkin umat manusia.

Fenomena Komunitas Virtual dan Manfaatnya Pada Kehidupan Sosial Masyarakat

Nma : Yosefat Kristiana Depa
NIM : 153070196
KLS : E

Komunitas Virtual merupakan sebuah kelompok atau komunitas di dalam dunia maya atau cyberspace, yang mempunyai kesamaan hoby dan kesamaan tujuan dimana kita tidak bisa saling bertemu dan bertatap muka karena kita tidak dalam waktu dan ruang yang bersamaan. Melalui komunitas virtual ini para anggota-anggotanya dapat berdiskusi dan mengadakan forum serta dapat berinteraksi secara langsung sesama anggota-anggotanya. Dalam komunitas virtual ini, rahasia pribadi dari anggota-anggotanya menjadi konsumsi umum dan komunitas ini lebih percaya kepada isu-isu atau rumor yang beredar daripada informasi yang sebenarnya.
Dalam Komunitas virtual membutuhkan cyberspace atau dunia maya, Komunitas virtual bisa dan dapat dijadikan sebagai media untuk komersil, Komunitas virtual biasanya menggunakan nickname atau nama samaran dalam berinteraksi dengan anggotanya, Dalam komunitas virtual model komunikasinya adalah asynchronous karena pengirim dan penerima pesan tidak berada pada waktu dan tempat yang sama.
Komunitas virtual dapat dikategorikan menjadi 4 kunci karakteristik, motif, kardinilitas, isi, dan otonomi.
• Berdasarkan motifnya, komunitas virtual dapat dibagi menjadi tiga yaitu motif untuk menjalin hubungan antar manusia, motif untuk mendapatkan informasi, dan motif untuk bertransaksi.
• Berdasarkan kardinilitasnya, komunitas virtual bisa bersifat interaksi satu ke satu, satu ke banyak dan banyak ke banyak. Kardinilitas menggambarkan siapa yang mengontrol proses pertukaran informasi. Contoh dari interaksi satu ke satu yaitu pada private chat.
• Berdasarkan isinya, isi dari sebuah komunitas virtual dapat berasal dari individu-individu yang berada didalamnya berupa diskusi-diskusi online dan pembuatan halaman web (blog) dari individu-individu itu, bisa juga berasal dari penyedia layanan komunitas dan bersifat tradisional, dalam kasus ini adalah pemerintah yang memberikan pengumuman namun pengumuman itu harus bersifat konsisten dan terkontrol dengan ketat.
• Berdasarkan otonomi yang dimiliki dari sebuah komunitas virtual memiliki arti apakah komunitas virtual itu berdiri sendiri atau dimiliki bersama oleh anggota komunitas dan memiliki aturan yang telah disepakati bersama antar anggota komunitas itu.
Motif saling menukar informasi, memiliki infrastruktur Komunikasi semakin lebih efektif setelah munculnya media komunikasi dengan menggunakan internet atau “the network of the network”. Istilah komunitas ini lebih cenderung digunakan dalam lingkungan internet. Dalam konteks ini internet dikenal sebagai media komunikasi virtual. Komunikasi virtual adalah proses penyampaian pesan melalui ruang maya (cyberspace) yang bersifat interaktif sedangkan virtual community adalah anggota dari suatu kelompok atau masyarakat di dunia online tersebut. Komunitas virtual muncul didalam ruang media berbasiskan komputer dimana aktivitas dan interaksi antarpara anggota komunitas menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.
Komunitas virtual berguna untuk mengumpulkan orang-orang yang memiliki minat yang sama dan mereka dapar berdialog lewat discussion board dan juga lewat mailing list dan dialog mereka dapat disimpan untuk kemudian dapat dipelajari kembali. Komunikasi virtual (virtual communications) sering disalahpahami sebagai “alam maya” namun sebenarnya keberadaan system elektronik itu sendiri adalah konkrit di mana komunikasi virtual sebenarnya dilakukan dengan representasi informasi digital yang bersifat diskrit. Internet merupakan media komunikasi yang sangat efektif bagi umat manusia di dunia. Layanan yang ditawarkan juga beragam. Kita dapat menikmati fasilitas-fasilitas seperti e-mail, chatting (IR Chat),web dan facebook.
a) E-mail
Merupakan layanan internet yang diminati banyak orang di dunia. E-Mail adalah suatu bentuk layanan internet yang menawarkan penyampaian pesan secara luas. E-mail atau “electronic mail” berbentuk asynchronous communications (komunikasi asinkronis), artinya pengirim pesan dan penerima pesan tidak berada pada tempat dan waktu yang sama.
Kelebihan :
Proses komunikasinya bersifat terbuka, artinya pengirim dan penerima pesan memiliki kepentingan yang sama.
Kekurangan :
• Feedback tertunda, hal ini berarti pesan yang dikirim langsung oleh pengirim tetapi pesannya tidak dapat diterima langsung dan feedback-nya tidak langsung dikirimkan kepada pengirim e-mail tersebut. Penerima harus melakukan connection untuk bisa menjawab pesan yang dikirim oleh pengirim.
• Penyampaian pesan antara sender dan recipient tergantung pada prinsip-prinsip semantic.
• Pengirim dan penerima pesan pada umumnya sudah saling mengenal.
• Memungkinkan terjadinya salah persepsi dan pemberian makna pada pesan yang diterima karena tidak terdapatnya petunjuk linguistic ataupun petunjuk prosemik (tinjauan psikologis).

b) Chatting (Internet Relay Chat)
Ini merupakan layanan yang banyak diminati oleh para remaja di seluruh dunia. Di mana layanan room chat ini menawarkan kita untuk dapat berinteraksi secara langsung kepada banyak orang. Room chat atau biasa disebut chatting adalah suatu program untuk para pengguna internet di mana saja. Tujuannya adalah agar setiap orang dapat mengenal satu sama lain yang berada di belahan dunia lain. Chatting bersifat synchronous communications yaitu pengirim dan penerima pesan berada pada tempat dan waktu yang sama atau dilakukan oleh dua orang atau lebih pada saat bersamaan di chat room. Termasuk media komunikasi interaktif. Ada banyak layanan yang dapat kita nikmati misalnya MIRC atau Yahoo! Messanger (YM). Dengan chatting kita dapat melihat wajah orang yang baru kita kenal apa bila computer kita dilengkapi dengan camera sehingga dengan webcam kita dapat berinteraksi secara tatap muka dengan orang tersebut.
Kelebihan :
• Dapat berinteraksi secara tatap muka, dengan webcam
• Feedback dapat langsung dirasakan secara berulang-ulang (direct feed back synchronous)
• Bebas berinteraksi
• Dapat berinteraksi dengan banyak orang di seluruh dunia
• Komunikasi yang terjalin dapat berlanjut
Kekurangan :
• komunikasinya bersifat tertutup
• bentuk pesan tergantung pengirim dan maknanya terkadang susah dipahami oleh penerima
• bahasa yang digunakan, pengetahuan semantic, budaya serta etika dapat menjadi kendala dalam melakukan interaksi chatting.
• Hambatan teknis, seperti disconnect ataupun server down, yang tidak memungkinkan computer yang digunakan terkoneksi dalam jaringan internet.

c) Website
Secara teknis websites adalah sebuah system di mana informasi dalam bentuk teks, gambar, suara, dan lain-lain yang tersimpan dalam sebuah internet webserver dipresentasikan dalam bentuk hypertext. Layanan ini dapat dimanfaatkan untuk memasang informasi secara on line dan bersifat virtual (maya) yang memiliki kaitan (link) informasi yang tidak terbatas.
Web dapat diakses oleh perangkat lunak web client yang disebut Browser. Browser membaca halaman-halaman web yang tersimpan dalam webserver melalui protocol yang disebut HTTP (Hypertext Transfer Protocol). Beberapa yang cukup popular Microsoft Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, Mozila Fox,dll. Adapula produk browser yang hanya dikenal dikalangan terbatas.
Kelebihan :
• Dapat dinikmati kapan saja
• Informasi yang ditawarkan sangat lengkap
• Bebas mencari informasi
• Informasi bersifat umum
• Informasinya lebih aktual
• Informasinya juga bersifat highlight

Kekurangan :
• Feedback bersifat asynchronous communications
• Hambatan mekanis, yakni server down, disconnect dan conection failed. Tidak terjadinya koneksi antara computer user dengan jaringan internet.
• Hambatan bahasa dari web dominant luar negeri yang lebih banyak eksposurenya disbanding web dominant dalam negeri.
• User terkadang tidak tahu untuk mengeksplorasi suatu web melalui icon- icon yang terdapat dalam web.
• Adanya keterbatasan informasi dalam web yang diinginkan oleh user sehingga tidak memberikan kepuasan pada pengguna.

d) Facebook
Seperti yang di rilis dalam Press Room official situs Facebook dinyatakan bahwa web jaringan sosial ini pertama kali diluncurkan pada tahun 6 Februari 2004 dan bertujuan untuk memudahkan interaksi antar individu tanpa harus terikat oleh jarak dan sekat-sekat geografis. Facebook ditemukan pada bulan Januari 2004, Facebook adalah sebuah sarana sosial yang membantu masyarakat untuk berkomunikasi secara lebih effisien dengan teman-teman, keluarga dan teman sekerja. Perusahaan ini mengembangkan teknologi yang memudahkan dalam sharing informasi melewati social graph, digital mapping kehidupan real hubungan sosial manusia. Siapun boleh mendaftar di Facebook dan berinteraksi dengan orang-orang yang mereka kenal dalam lingkungan saling percaya.
Penemu situs pertemanan ini adalah Mark Zuckerberg seorang mahasiswa “droup out” Universitas Harvard Amerika Serikat. Pada usia 20 tahun, Zuckerberg meluncurkan “The Facebook”. Awalnya diperuntukkan khusus bagi mahasiswa Universitas Harvard. Hanya dalam 24 jam setelah diluncurkan, 1.200 mahasiswa Harvard sudah menjadi anggota. Dalam sebulan separuh warga Harvard menjadi anggota. Keberhasilan ini membuat Zuckerberg membuka keanggotaan “The Facebook” untuk seluruh mahasiswa di Boston.
Pengguna Facebook di Indonesia masih didominasi oleh kaum kelas menengah ke atas yang memiliki akses internet (yang masih tergolong mahal di Indonesia). Kebanyakan penggunanya adalah pelajar, mahasiswa, dosen, pekerja, politisi serta beberapa tokoh-tokoh nasional. Demam Facebook adalah kelanjutan dari keberhasilan situs komunitas Friendster yang berhasil menjaring 12 juta “registered users” atau sekitar 60% pengguna internet di Indonesia (Friendster.com; Juli 2008). Facebook memiliki sederet fitur yang memungkinkan penggunanya berinteraksi langsung (real time), seperti chatting, tag foto, blog, game, dan update status ”what are you doing now” yang dinilai lebih keren dari Friendster.
Kehebatan Facebook adalah simpel dan elegan, didukung dengan banyak fitur dalam satu halaman. Spontanitas membuat orang enjoy dengan Facebook. Mereka bisa mengetahui secara langsung apa yang sedang dipikirkan atau yang dilakukan oleh teman-temannya sekaligus bisa langsung memberikan komentar. Semua berada pada satu halaman.

 Kelebihan dan kekurangan komunikasi virtual
Kelebihan
• Memecahkan persoalan materialisme dan konsumenisme
Lewat komunikasi virtual kita dapat mengetahui semua yang ada di dunia ini. Bila membutuhkan sebuah bacaan tidak perlu membeli surat kabar tapi cukup browsing internet
• Mengurangi konflik sosial, ekonomi dan politik
Bila didunia nyata, interaksi individu sering memunculkan konflik sedangkan pada dunia maya munculnya konflik sangat sedikitsekali
• Memecahkan persoalan kebebasan dan demokrasiCyberspace menjadi sebuah public sphere yang ideal dan tidak ditemukan dalam kehidupan nyata
• Terbebas dari urban decay dan social disintegration
• Persoalan kemacetan, kepadatan penduduk, sampah dapat dikurangi dengan kehidupan virtual
Kekurangan
• Cyberspace menjadi penyalur hasrat seks, kejahatan, kedangkalan, sadism.
• Cyberspon, menjadi persoalan masa depa karena cyberspace tanpa identitas.
• Cyberspace menjadi ajang kebrutalan semiotic.
• Penggunaan internet yang berlebihan akan menjadikan seseorang menjadi over, dan jika berlanjut akan menjadi hyper.
 Manfaat Komunikasi Virtual
• Dapat memberikan kesempatan bagi orang-orang yang bekerja sebagai pemasar produk terutama produk yang berkaitan dengan teknologi.
• Bila komunitas virtual diimplementasikan dalam strategi pemasaran, maka dapat berpotensi menimbulkan efek exponensial dalam menyebar luaskan kegiatan pemasaran.
• Dapat membentu orang berkomunikasi dengan orang lain seperti lewat chatting
• Dapat memberikan orang bertemu dengan teman lamanya melalui facebook.

Senin, 04 Mei 2009

TEKNOLOGI INTERNET

Nama : Yosefat Kristiana Depa
NIM : 153070196

Pengertian Internet
Internet berasal dari bahasa Latin inter =antara. Internet adalah jaringan antara atau penghubung. Internet berfungsi menghubungkan berbagai jaringan yang tidak saling bergantung pada satu sama lain sehingga mereka dapat berkomunikasi. Sistem apa yang digunakan pada masing-masing jaringan tidak menjadi masalah apakah sistem DOS atau UNIX.
Sementara jaringan lokal biasanya terdiri atas komputer sejenis (misalnya DOS atau UNIX), Internet mengatasi perbedaan berbagai sistem operasi dengan menggunakan “bahasa” yang sama oleh semua jaringan dalam pengiriman data. Dengan demikian, Internet ialah “jaringannya jaringan” dengan menciptakan kemungkinan komunikasi antar jaringan di seluruh dunia tanpa bergantung kepada jenis komputernya.:
Internet adalah hubungan antara berbagai jenis komputer dan jaringan di dunia yang berbeda sistem operasi maupun aplikasinya di mana hubungan tersebut memanfaatkan kemajuan media komunikasi (telepon dan satelit) yang menggunakan protokol standar dalam berkomunikasi yaitu protokol TCP/IP. Internet merupakan media komunikasi dan informasi modern.

Sejarah Perkembangan Internet
Dimulai dari jaman persaingan antara Amerika dengan Soviet (USSR). Dimulai saat Soviet meluncurkan Sputnik, Amerika kemudian membuat Advanced Research Projects Agency (ARPA, yang kemudian dikenal dengan nama Defense Advanced Research Projects Agency , atau DARPA) di February 1958. ARPA kemudian membuat Information Processing Technology Office (IPTO) untuk menangani lebih jauh research Semi Automatic Ground Environment (SAGE) program. Dimana proyek ini bertujuan untuk menggabungkan system radar di seluruh Amerika untuk pertama kalinya. Ketua IPTO pada saat itu yaitu . J. C. R. Licklider mengatakan bahwa networking ini akan mengubah sejarah manusia.
Licklider kemudian merekrut Lawrence Roberts untuk mengepalai project yang bertujuan untuk mengimplementasi sebuah network, Lawrence Roberts merekomendasikan packet switching (dibandingkan Circuit switching ) untuk membuat jaringan yang lebih tahan terhadap gangguan. Titik jaringan pertama yang berhasil dibuat dan berfungsi adalah di UCLA pada October 29 , 1969 yang kemudian disebut ARPANET , salah satu bunda/sesepuh jaringan dari Internet.
Dari sini sejarah berlanjut dimana the British Post Office Western Union International dan Tymnet berkolaborasi untuk membentuk jaringan international yang berbasis packet switched network yang dikenal dengan nama International Packet Switched Service (IPSS), di 1978. Jaringan ini berkembang dari Europe, US hingga Canada , Hong Kong dan Australia pada 1981.
Jaringan wide area network TCP/IP yang pertama kali dioperasikan adalah pada tanggal 1 January 1983, pada saat National Science Foundation (NSF) Amerika Serikat membuat backbone (tulang punggung) jaringan universitas yang kemudian menjadi NSFNet . Tanggal ini kemudian oleh sebagian orang disebut-sebut sebagai tanggal lahirnya Internet. Kemudian pada tahun 1985 banyak bermunculan jaringan-jaringan dan operator jaringan yang bertujuan untuk profit atau bisnis. Operator-operator ini kemudian bergabung dengan NSFNet. Hingga saat ini sehingga akhirnya seluruh jaringan TCP/IP di seluruh dunia terhubung satu dengan yang lainnya dan kita menyebut jaringan dunia ini Internet.

Protocol Internet: TCP/IP
Internet terbentuk dari jaringan-komputer yang tersebar di seluruh dunia. Masing-masing jaringan-komputer terdiri dari tipe-tipe komputer yang berbeda dengan jaringan yang lainnya. Maka diperlukan sebuah protokol yang mampu mengintegrasikan seluruh jaringan komputer tersebut.
sebuah protokol pengiriman data yang tak bergantung pada jenis komputer dan digunakan oleh semua komputer untuk saling bertukar data. Agar data tidak hanya dapat dikirim dan diterima, melainkan juga dapat dimanfaatkan oleh setiap komputer, diperlukan program standar yang mengolah data tersebut pada sistem yang berkaitan. Protokol pengiriman merupakan sebuah konvensi (kesepakatan) yang menetapkan dengan cara apa data dikirimkan dan bagaimana kesalahan yang terjadi dikenali serta dipecahkan. Secara sederhana prose pengiriman data terdiri atas dua langkah:
• Data yang akan dikrimkan (misalnya sebuah file teks) dibagi ke dalam paket data berukuran data berukuran sama (paket), kemudian dikirimkan satu per satu. Di Internet, protokol ini disebut IP (Internet Protocol).
• Adanya jaminan setiap paket data sampai ke alamat yang benar dan semuanya benar diterima. Untuk itu diperlukan protokol lainnya, yaitu transmission control protocol (TCP) mengaitkan sebuah blok data pada paket data IP, yang antara lain mengandung informasi mengenai alamat, jumlah total paket data dan urutan setiap paket yang membentuk paket tersebut. Hanya secara bersamaan kedua protokol membentuk kesatuan yang berfungsi, karena itu biasanya disebut TCP/IP.

Adanya TCP/IP ini, Internet memiliki 3 keuntungan sebagai berikut:
1. Memberi kesempatan Internet menggunakan jalur komunikasi yang sama untuk pemakai yang berbeda pada saat yang sama. Karena paket-paket data tidak perlu dikirimkan bersama-sama, jalur komunikasi dapat membawa segala tipe paket data sementara mereka dikirimkan dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Sebagai contoh, bayangkan sebuah jalan raya di mana mobil bergerak sepanjang jalan yang sama walaupun mereka menuju ke tempat-tempat yang berbeda-beda.
2. Memberi Internet fleksibilitas. Sementara paket-paket data bergerak, mereka bergerak dari satu host ke host lain sampai mencapai tujuan akhir. Jika sebuah jalur komunikasi tidak berfungsi, sistem yang mengontrol aliran data dapat menggunakan jalur alternatif. Maka, paket-paket data dapat bergerak melalui jalur-jalur yang berbeda-beda.
3. Meningkatkan kecepatan transmisi data. Sebagai contoh, jika terjadi kesalahan, TCP meminta host asal mengirm kembali hanya paket-paket data yang mengandung kesalahan, bukan semua paket data. Ini berarti meningkatkan kecepatan transmisi data.


Cara Akses Internet:
• Sambungan langsung ke network: Anda dapat menggunakan sebuah komputer yang secara langsung mempunyai hubungan ke Internet. Sebagai contoh, Anda mungkin menggunakan sebuah PC yang merupakan bagian dari sebuah jaringan komputer yang mempunyai hubungan ke Internet. Dalam kasus ini, sistem Anda menjadi host Internet penuh, yaitu mempunyai alamat elektronik tersendiri.
• Sambungan dengan menggunakan SLIP/PPP: Untuk menggunakan hubungan dial-up telepon, Anda memerlukan sebuah alat untuk mengkonversi sinyal komputer (digital) menjadi sinyal telepon (analog), dan sebaliknya. Alat untuk mengkonversi sinyal digital ke sinyal analog disebut modulator. Sedang, alat untuk mengkonversikan sinyal analog ke sinyal digital disebut demodulator. Untuk mengakses ke Internet melalui hubungan telepon, Anda memerlukan sebuah modem (modulator-demodulator). Selain itu diperlukan juga TCP/IP dan software SLIP atau PPP seperti Linux, Warp, dll.
• Sambungan langsung ke online service seperti BBS, Compuserve: Untuk menjadi sebuah host Internet tanpa harus memiliki hubungan full-time ke Internet (yang umumnya sangat mahal), ada sebuah cara mensetup sebuah host Internet melalui hubungan telepon. Untuk melakukan hal tersebut, Anda perlu mengadakan perjanjian dengan sebuah host Internet yang lain yang bertindak sebagai titik hubungan. Selanjutnya, diperlukan sejumlah program yang disebut sebagai PPP (Point to Point Protocol) dan SLIP (Serial Line Internet Protocol) dalam workstation. Setelah workstation menghubungi host Internet melalui jalur telepon, PPP menyediakan kemampuan TCP/IP untuk workstation tersebut.
Pelayanan Utama Pada Internet
Software yang mendukung Internet menyediakan banyak pelayanan teknis. Bagian ini akan membahas empat pelayanan Internet yang paling penting dan mendasar:
• Pelayanan Mail: Pelayanan untuk mengirim dan menerima pesan-pesan. Setiap pesan yang dikirim dari satu sistem ke sistem-sistem yang lain menuju tujuan akhir. Di belakang layar, pelayanan mail memastikan bahwa pesan-pesan yang dikirim dan diterima secara lengkap pada alamat yang benar.
• Pelayanan Telnet: Pelayanan yang memberikan kesempatan Anda menghubungi sistem remote atau sistem yang terletak di tempat yang jauh. Sebagai contoh, Anda dapat menggunakan telnet untuk menghubungi sebuah host/provider di negara lain. Setelah Anda menghubungi host tersebut, Anda dapat login ke host tersebut (username dan password yang sah). Setelah itu Anda dapat bertukar data melalui Internet.
• Pelayanan File Transfer Protocol (FTP): Pelayanan transfer file dari satu sistem ke sistem lain. Dalam Internet, Anda dapat mentransfer file dari host ke sebuah host remote. Proses ini disebut uploading, dan sebaliknya jika Anda mentransfer file dari host remote ke host lokal disebut downloading.
• Pelayanan Client/Server: Program Client meminta dukungan program server. Sebagai contoh, Gopher client menampilkan menu, setelah Anda memilih perintah-perintah dalam menu, Gopher client menghubungi Gopher server yang sesuai (tidak perduli dimana lokasinya dalam Internet) dan mengeksekusi permintaan Anda.

Jenis-jenis Layanan Internet
1. Electronic Mail (E-mail). Fungsi : mengirim atau menerima surat ke/dari seluruh penjuru dunia.
2. File Transfer Protocol (FTP). Fungsi :mengirim dan menerima file antar host dari seluruh penjuru dunia.
3. Tele Networking (TelNet). Fungsi : mengakses komputer (host/server) dari jauh/Remote login.
4. User’s Network (UseNet).
5. World Wide Web (WWW).

Dampak Positif Internet
• Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya dari seluruh dunia.
• Media pertukaran data, dengan menggunakan email, newsgroup, ftp dan www (world wide web – jaringan situs-situs web) para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
• Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
• Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
• Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain.
• Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualan.

Dampak Negatif Internet
• Pornografi Anggapan yang mengatakan bahwa internet identik dengan pornografi, memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela.Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen ‘browser’ melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis home-page yang dapat di-akses.Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal.
• Violence and Gore Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan. Karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka para pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat ‘menjual’ situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
• Penipuan Hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengkonfirmasi informasi yang Anda dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
• Carding Karena sifatnya yang ‘real time’ (langsung), cara belanja dengan menggunakan Kartu kredit adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya transaksi (yang menggunakan Kartu Kredit) on-line dan mencatat kode Kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
• Perjudian Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya.